Kamis, 23 Maret 2017

Sungguh menyedihkan,!! Ternyata begini kisah ustadz Ahmad Al Habsyi yang sebenarnya




 Ustaz Ahmad Al Habsyi ternyata pernah punya pengalaman buruk saat ceramah.
Itu terjadi sebelum dia menikah dan masih banyak ceramah di Palembang.
Saat itu, namanya sudah harum dan terkenal.

Seperti dituturkan ustaz Al Habsyi kepada Majalah Intisari edisi September 2007, suatu hari dia diminta memberikan tausiah di sebuah acara perkawinan.
Dia sempat menolaknya, karena dia belum menikah dan kurang pas jika member tausiah pada acara perkawinan.

Namun, panitia dan tuan rumah terus memaksanya hingga ia menyerah.
Benar juga, begitu lima menit tampil berceramah, seorang ustaz senior bangkit dan berteriak.
"Turun kamu! Belum menikah sudah berani menasihati orang yang akan menikah. Turun!"
Semprotan itu benar-benar membuatnya kaget.
Namun, Ustaz Al Habsyi tak gemetar.

 Dia ingat dulu di pesantren mendapat pelajaran mantik atau berdebat dari gurunya.
Dia tahu bagaimana membalas serangan kata kasar lawan dengan tutur kata lembut dan menusuk.

"Ustaz menyuruh saya turun dari mimbar karena saya belum menikah, baiklah.Tapi, saya pernah melihat ustaz member tauziah pada acara kematian dan boleh-boleh saja, padahal ustaz belum pernah mati," kata Ustaz Al Habsyi.
Gerrr.... Para hadirin tertawa.

Namun, begitu sampai di rumah perasaannya teraduk-aduk dan dia menangis.
Selama beberapa bulan ia tak mau ceramah, karena kesal.
Ketika itulah almarhum gurunya menyelinap lagi kedalam mimpi, menyuruhnya bangkit dan berjuang.

Belakangan, ustaz senior yang pernah menghinanya itu justru menjadi penggemar fanatic Ustaz Al Habsyi.
"Dengan sikap baik yang kita tunjukkan, niscaya Allah menjadikannya orang yang membela kita mati-matian," tutur Ustaz Al Habsyi. (HeryGaos/ Grid.id)


 Ustaz Al Habsyi dan istrinya (Tribunnews.com)
Mengapa Al Habsyi Tergoda Untuk Poligam iIstri Kedua, Ini Kata Psikolog!
Ikuti kami di
Prahara perceraian Ustad Al Habsyi dan Putri Aisyah Aminah semakin hangat dibicarakan karena pangkal penyebab perceraian adalah hadirnya Pihak ketiga.

Inilah yang menjadi pokok gugatan cerai Putri Aisyah Aminah kepada Ustad Al Habsyi.
Putri Aisyah Aminah  baru mengetahui kehadiran wanita kedua  sejak tahun 2016 dan dari itulah prahara rumah tangga pasangan yang sudah menikah sejak tahun 2016 dimulai.
Disinyalir, wanita kedua ustaz Al Habsyiini sudah dinikahi selama 7 tahun. 

Ini artinya, kehadiran orang ketiga dalam pernikahan di pernikahan Ustad Al Habsyi dan Putri Aisyah Aminah terjadi setelah 4 tahun usia pernikahannya.
Mengapa prahara rumah tangga ini bisa terjadi?
Menurut Dewi Rahyanti, psikolog dari biro Konsultan Motekar yang dihubungi oleh Grid.ID melalui telepon pada hari Jumat (17/03/2017), dalam sebuah pernikahan sebenarnya terjadi beberapa periode pernikahan yang masing-masing periode memerlukan proses adaptasi dari kedua pihak. 

Rara, panggilan psikolog senior dari kota Bandung ini menambahkan jika masing-masing pihak tidak bisa mengendalikan emosi diri sendiri tanpa mengedepankan cara ber piker maka pasangan ini akan dihadapkan pada perselisihan.
Ujung-ujungnya, jika sudah mementingkan ego masing-masing pihak maka akibat terburuknya adalah terjadi perceraian.

Periode awal pernikahan adalah ketika pernikahan memasuki  usia 5  tahun pertama yang menjadi periode pengenalan dan penyesuaian diri.
 Ustaz Al Habsyi (Tribunnews) 



Ikuti kami di
Periode ini rentan percek cokan, rentan mengeluh masing-masing pasangan, danrentangodaan.
Godaan ini bisa bermacam-macam salah satunya adalah godaan lawan jenis. 
Rara menyarankan, dalam usia pernikahan di bawah 5 tahun harus ada rasa kebersamaan, bukan mementikan emosi diri.

Untuk melawan godaan, harus dibangun komunikasi yang baik antar pasangan. 
Kembali menilik kasus Ustad Al Habsyi yang memiliki orang kedua sejak 7 tahun lalu artinya dalam usia pernikahaan yang belum ada 5 tahunUstad Al Habsyi sudah tidak bisa menahan godaan.

Godaan terberatnya adalah godaan dari  lawan jenis. 
Jika kala itu Al Habsyi tidak mementingkan emosi diri sendiri dan mampu mengendalikan diri mungkin ia tidak membohongi istrinya untuk melakukan poligami.

sumber : tribunNews


EmoticonEmoticon